dark
banner 1080x90

Optimalkan Sektor Pertanian Kutim dengan Klasifikasi Pengunaan Lahan

Kilasborneo.com – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) David Rante nilai Sektor pertanian harus diberi perhatian khusus agar bisa berkembang.

Dia mengatakan, pemerintah daerah perlu pengklasifikasian wilayah yang cocok untuk pertanian dengan wilayah yang tidak cocok pengembangan pertanian. Karena tidak semua wilayah di Kutim cocok untuk lahan pertanian, contohnya padi.

“Tentu ada daerah kita di Kutim ini yang tidak cocok dengan padi, tapi ada juga yang memang dasarnya padi. Salah satunya yang berkembang sekarang kan di Kaubun,” ucap David Rante, Rabu (22/05/2024).

Anggota Komisi B DPRD Kutim itu juga mengungkapkan bahwa dalam penataan strategi itu berdasarkan wilayah, dibentuk sentra-sentra wilayah pertanian.

“Jadi tidak melulu semuanya tanaman sawit yang jangka panjang, walaupun memang pada dasarnya dan umumnya kita di Kutim mayoritas tanaman sawit. Tapi kebutuhan-kebutuhan lainnya juga perlu dipertimbangkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan berdasarkan persentase hasil dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terutama terkait dengan pertanian, dikatakan sudah berhasil.

“Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan, masih menimbulkan tanda tanya terkait yang disampaikan. Tentu ini perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya.(ADV)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Ditarget Kelar Desember, Pelabuhan Kenyamukan Diyakini Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kutim

Next Post

Jaga Kondisi Jalan, Jimmi Minta Pemkab Kutim Gunakan Alat Timbang Mobile

Related Posts