
KILASBORNEO.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam memeratakan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok kembali ditegaskan. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memastikan peningkatan akses jalan antardesa di Kecamatan Muara Ancalong, khususnya jalur penghubung Kelinjau Hulu menuju Desa Senyiur, akan terus digenjot.
Hal ini disampaikan Ardiansyah usai meresmikan Balai Desa Kelinjau Ilir, pada Selasa (4/11). Ia menyatakan, pemerintah daerah menargetkan jalur tersebut menjadi akses yang representatif pada tahun depan. Sebagai langkah taktis, Bupati telah menginstruksikan pemerintah kecamatan serta melibatkan pihak perusahaan di sekitar lokasi untuk menangani titik-titik krusial lebih awal.
“Instruksi sudah saya berikan beberapa bulan lalu agar titik rawan banjir segera diuruk. Insya Allah, tahun depan Pemkab Kutim siap meningkatkan kualitas jalannya,” tegas Ardiansyah. Ia menilai, ketersediaan infrastruktur yang memadai adalah syarat mutlak agar kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan optimal.
Rencana strategis ini disambut antusias oleh Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al Rasyid. Ia menilai perbaikan jalur Kelinjau hingga Senyiur sangat vital bagi mobilitas warga setempat. Jika proyek ini tuntas, waktu tempuh antarwilayah dipastikan jauh lebih singkat dan lancar. Momentum ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi pilar utama Pemkab dalam mewujudkan visi Kutim yang tangguh dan sejahtera melalui pemerataan akses dari wilayah pinggiran.(ADV/HR)
![]()
