
KILASBORNEO.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan posisinya sebagai daerah yang ramah terhadap pengembangan prestasi, termasuk dalam cabang olahraga elektronik (e-sport). Komitmen ini disampaikan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat membuka E-Sport Championship Kutim 2025 di Gedung Bela Diri Kudungga, Kamis (6/11) malam.
Di hadapan ratusan peserta, Bupati menekankan bahwa e-sport saat ini bukan lagi sekadar permainan pengisi waktu, melainkan wadah strategis untuk menempa karakter, adu strategi, dan soliditas tim. Oleh karena itu, pemerintah daerah menjamin ketersediaan ruang kompetisi yang memadai bagi generasi muda.
“Ini momentum emas membangun olahraga digital. Sejak 2021, kita konsisten memajukan berbagai cabor. Khusus e-sport, kita sudah mulai serius sejak turnamen Mobile Legends tahun 2023,” ujar Ardiansyah.
Reputasi Kutim dalam menggelar hajatan olahraga pun tak main-main. Ardiansyah mengingatkan kesuksesan daerah ini menjadi tuan rumah event internasional, seperti kejuaraan panco dan lomba memancing yang menarik minat peserta asing dari Rusia, Amerika Serikat, hingga Australia. Hal ini membuktikan standar penyelenggaraan event di Kutim sudah mumpuni.
Hingga kini, tercatat 11 cabang olahraga telah sukses menggelar Piala Bupati sepanjang tahun 2025. Bupati berharap, dukungan nyata lewat kompetisi rutin, perbaikan fasilitas, dan alokasi anggaran ini mampu melahirkan atlet yang mengharumkan nama daerah.
“Tujuannya satu, memberi ruang tumbuh agar talenta terbaik Kutim bisa terjaring dan berkembang,” pungkasnya.(ADV/HR)
![]()
