KILASBORNEO.COM – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin diadakan di seluruh nagori se-Kabupaten Simalungun, mencakup 32 kecamatan. Program ini bertujuan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun.
Pada Selasa, 25 November, pasar murah digelar di Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menghadirkan beragam komoditas pangan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sehingga menjadi peluang bagi masyarakat untuk membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih hemat.
Pangulu Nagori Karang Bangun, Mario, menjelaskan bahwa lokasi pasar murah berada di Jalan Besar Simpang Mido, Huta IV, yang strategis dan mudah dijangkau oleh seluruh warga. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya sekadar menyediakan barang murah, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pangulu Mario memaparkan daftar harga komoditas pokok yang ditawarkan, antara lain:
-
Beras 5 kg seharga Rp 58 ribu
-
Minyak goreng 2 liter seharga Rp 30 ribu
-
Gula pasir 1 kg seharga Rp 17 ribu
“Harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di warung atau kedai sekitar. Kami berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih hemat,” ujar Pangulu Mario.
Ia juga menambahkan bahwa informasi terkait kegiatan ini telah disosialisasikan sebelumnya melalui berbagai grup komunikasi masyarakat, sehingga warga Nagori Karang Bangun sudah mengetahui dan dapat merencanakan pembelian dengan lebih baik.
Kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah Kabupaten Simalungun untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih sejahtera.
(S. Hadi Purba)
![]()
