dark
banner 1080x90

Jejak Lensa Sejarah: Kutim Hidupkan Arsip Visual untuk Edukasi Publik

Jejak Lensa Sejarah: Kutim Hidupkan Arsip Visual untuk Edukasi Publik
Jejak Lensa Sejarah: Kutim Hidupkan Arsip Visual untuk Edukasi Publik
Jejak Lensa Sejarah: Kutim Hidupkan Arsip Visual untuk Edukasi Publik
Jejak Lensa Sejarah: Kutim Hidupkan Arsip Visual untuk Edukasi Publik

KILASBORNEO.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menghadirkan kembali memori kolektif daerah melalui pameran foto arsip bertajuk “Sejarah Kutai Timur” atau “Jejak dalam Lensa”. Digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarsipus) pada 10-11 November 2025 di Kantor Bupati, pameran ini menampilkan puluhan foto lawas yang merangkum perjuangan dan perubahan drastis Kutim dari masa ke masa.

Deretan foto dokumenter tersebut dipajang secara artistik, menawarkan narasi diam yang menjadi ruang kontemplasi visual bagi para pengunjung. Setiap bingkai, meski sebagian tampak buram dimakan usia, memancarkan semangat membangun yang menjadi cikal bakal daerah ini.

Kepala Dispusip Kutim, Ayub, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk edukasi dan refleksi, bukan sekadar nostalgia. “Melalui pameran, kita bisa melihat bagaimana Kutim tumbuh dan berubah. Foto-foto ini adalah bahan belajar untuk menata masa depan dengan lebih bijak,” ujarnya. Ia turut menekankan pentingnya bagi seluruh perangkat daerah untuk lebih peduli terhadap arsip visual dan dokumentasi pembangunan.

Langkah inovatif Pemkab Kutim ini mendapat apresiasi dari Direktur Kearsipan Daerah I Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Irwanto Eko Saputro. Ia menilai, menghadirkan arsip melalui medium visual adalah cara yang menarik dan edukatif dalam mengenalkan nilai sejarah kepada masyarakat luas.

Reaksi nostalgia pun melanda pengunjung. Ayu, staf Sekretariat Kabupaten, mengaku terkejut melihat kawasan Sangatta puluhan tahun silam yang kini telah berubah total. Senada, Rizky dari Bappeda Kutim merasa pameran ini sukses menumbuhkan rasa bangga dan keterikatan yang lebih dalam terhadap daerah. Pameran ini sukses membuka ruang dialog antara masa lalu dan masa depan, mengingatkan bahwa perjalanan daerah juga terpahat dalam citra-citra yang merekam denyut waktu. (ADV/HR)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Semangat Juang Digaungkan: Upacara Hari Pahlawan di Kutim Ajak Teladani Nilai Luhur Pejuang

Semangat Juang Digaungkan: Upacara Hari Pahlawan di Kutim Ajak Teladani Nilai Luhur Pejuang

Next Post
Dispusip Kutim Kuatkan Akuntabilitas Birokrasi Lewat Penataan Jabatan Arsiparis

Dispusip Kutim Kuatkan Akuntabilitas Birokrasi Lewat Penataan Jabatan Arsiparis

Related Posts