dark
banner 1080x90

Gandeng UNY, Pemkab Kutim Susun Masterplan TIK demi Percepatan Transformasi Digital

Gandeng UNY, Pemkab Kutim Susun Masterplan TIK demi Percepatan Transformasi Digital
Gandeng UNY, Pemkab Kutim Susun Masterplan TIK demi Percepatan Transformasi Digital

 

Gandeng UNY, Pemkab Kutim Susun Masterplan TIK demi Percepatan Transformasi Digital
Gandeng UNY, Pemkab Kutim Susun Masterplan TIK demi Percepatan Transformasi Digital

KILASBORNEO.COM — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat langkah menuju transformasi digital daerah. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper), Pemkab Kutim resmi menggandeng tim ahli dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta (FMIPA UNY) untuk menyusun Masterplan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Kerja sama ini dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) pendahuluan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, belum lama ini. Acara dibuka oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman, serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, dan perwakilan penyedia layanan (PLN, Telkom, Telkomsel, serta Indosat).

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa penyusunan masterplan ini adalah pondasi untuk mendukung 50 program prioritas daerah. Tujuannya agar setiap program, baik digital maupun konvensional, dapat terintegrasi dengan baik.

“Kami ingin mengubah pola kerja dari berbasis proyek menjadi berbasis sistem dan hasil. Dengan kolaborasi bersama FMIPA UNY, masterplan ini diharapkan memiliki basis ilmiah kuat sebagai alat kendali kebijakan, sehingga belanja TIK memiliki arah dan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Ronny.

Sementara itu, Wakil Bupati Mahyunadi mengapresiasi inisiatif kolaborasi lintas sektor ini. Ia menilai, pelibatan akademisi sangat strategis untuk menghasilkan panduan pembangunan yang terukur dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Pemerintah daerah membutuhkan panduan ilmiah agar pembangunan digital selaras dengan visi ‘Kutim Hebat’. Meski seharusnya dilakukan lebih awal untuk perencanaan 2026, saya berharap hasilnya nanti bisa mempercepat pemerataan digitalisasi di seluruh wilayah Kutim,” ujar Mahyunadi.

Secara luas, kerja sama ini merupakan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui teknologi. Masterplan ini diharapkan mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan keamanan informasi, hingga layanan publik terintegrasi yang menjangkau pelosok desa.

FGD ini menjadi tonggak awal lahirnya perencanaan digital yang visioner. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri diharapkan mampu membawa Kutai Timur menuju masa depan yang lebih cerdas dan terhubung.(ADV/HR)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Kejar Target Nasional, Perekaman KTP-el Kutim Tembus 98,96 Persen

Kejar Target Nasional, Perekaman KTP-el Kutim Tembus 98,96 Persen

Next Post
http://kilasborneo.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-23-at-09.39.04.jpeg

Perkuat Ketahanan Digital Birokrasi, Pemkab Kutim Gelar Sosialisasi Keamanan Informasi

Related Posts