dark
banner 1080x90

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik di Kutim

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik di Kutim
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik di Kutim
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik di Kutim
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik di Kutim

KILASBORNEO.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menguatkan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini menjadi fokus utama dalam audiensi antara Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dengan perwakilan SKK Migas dan Pertamina EP Sangatta di ruang kerjanya pada Rabu (5/11).

Pertemuan ini membahas berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat, khususnya pengembangan Bank Sampah di Sangatta Selatan (Sangsel), yang kini bertransformasi menjadi pusat pengelolaan sampah terintegrasi di wilayah tersebut.

Bupati Ardiansyah menyambut baik sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas lokal dalam mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai tambah. Ia menyoroti potensi besar bank sampah Sangsel yang telah bermitra dengan pengolah plastik dan bahkan memiliki mesin pengolah biji plastik.

“Khusus bank sampah di Sangatta Selatan ini memang potensinya besar. Sekarang malah dikembangkan lagi menjadi mesin pembuat manik-manik,” ujar Bupati Ardiansyah.

Inovasi pembuatan manik-manik dari plastik daur ulang ini dilaporkan sedang dalam proses perakitan dan menjadi yang pertama sejenis di Kutai Timur. Bupati menegaskan pentingnya melindungi karya tersebut melalui hak cipta, demi menjaga hasil inovasi masyarakat Kutim dari peniruan tanpa izin.

“Kalau ini berhasil, luar biasa. Karena manik-manik adalah bagian dari budaya Dayak, dan kita bisa hasilkan dari daur ulang sampah plastik,” tambahnya.

Saat ini, bank sampah Sangsel telah berhasil membentuk sekitar 100 Unit Pengelola Sampah (UPS) di berbagai RT. Program ini turut didukung oleh sejumlah perusahaan yang aktif mengirimkan sampah plastik mereka ke lokasi pengolahan. Pihak Pertamina juga berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana pemilahan sampah untuk mendukung keberlanjutan program ini.

Menjelang akhir tahun, Bupati Ardiansyah menekankan agar program pengelolaan sampah ini terus dikembangkan dan disinergikan dengan rencana kerja pemerintah daerah tahun mendatang.

“Mumpung kita menjelang akhir tahun, program seperti ini bisa kita sinergikan untuk rencana tahun depan. Supaya semua bergerak bersama,” tutupnya. (ADV/HR)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Diduga Penyelewengan Dana Sosial di Distrik Yiluk Lanny Jaya, Picu Kericuhan Warga

Diduga Penyelewengan Dana Sosial di Distrik Yiluk Lanny Jaya, Picu Kericuhan Warga

Next Post
Sinergi Pemda dan SKK Migas Fokus Pengembangan Madu Kelulut

Sinergi Pemda dan SKK Migas Fokus Pengembangan Madu Kelulut

Related Posts