dark
banner 1080x90

Pemkab Kutim Menggelar Ramah Tamah Bimtek Persiapan Pensiun Tahap II Tahun 2023

KILASBORNEO.Com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Timur (Kutim) menggelar Ramah Tamah Bimtek Persiapan Purna Tugas (Pensiun) Pejabat ASN di Lingkungan Pemkab Kutim Tahap II Tahun 2023, di Hotel Aston Tropicana Cihampelas. Selasa (21/11).

Diketahui, sebanyak 60 peserta mengikuti Bimtek tersebut yang terdiri dari  pejabat ASN, serta menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya yaitu dari Direktur Pusat Studi Manajemen Keuangan Daerah (PSMKD) Jakarta Eko Voorianto.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang turut hadir pada kegiatan tersebut dalam sambutanya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang setinggi-tingginya untuk pengabdian serta loyalitas yang telah diberikan bapak/ibu selama menjabat sebagai ASN Pemkab Kutim.

“Selama menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan serta sebagai abdi negara yang selama ini dijalankan oleh ASN pastinya tidak akan berakhir, walaupun telah memasuki masa pensiun sebagai aparatur pemerintah, apabila bekerja dengan hati pasti terpatri dalam jiwanya nilai-nilai pengabdian kepada negara, bangsa dan masyarakat karena pada prinsipnya pengabdian ini tidak hanya sewaktu kita menjadi ASN saja namun diwujudkan oleh setiap waktu yang selalu setia kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Selanjutya, Bimtek ini menjadi bekal bapak ibu yang akan memasuki purna tugas dimana diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan dan produktivitas yang sehat guna mengurangi faktor dependency ratio dan peningkatan kesehatan fisik dan mental guna menghindari gejala post power syndrome sehingga para pra purna tugas dapat membangun dan memotivasi minat alih profesi dan bakat pada masa purna tugas.

“Barangkali ada yang tertarik mengembangkan bisnis usaha seperti di bidang industri margarin, coklat dan sebagainya. Semoga saja, ada salah satu yang sudah menyerap materi Bimtek, ada yang memiliki pemikiran luar biasa,” bebernya.

Ia pun mencontohkan jika ada yang tertarik mengembangkan bisnis coklat, peluangnya sangat terbuka lebar, pasalnya Kutim kaya perkebunan coklat salah satunya ada di tiga desa di Kecamatan Karangan. “Totalnya kebunnya hampir mencapai 1.000 hektare. Ini sangat bisa dimanfaatkan bagi para ASN yang masuk purna tugas mengembangkan bisnis menjadi industri produk coklat. Tidak hanya Karangan, Kecamatan Teluk Pandan juga punya kebun coklat. Kenapa coklat, karena saat ini coklat Karangan dikirim ke Berau dan industrinya disupport oleh Berau Coal.

Harusnya Kutim bisa memanfaat peluang yang sangat bagus ini, ke depan harus kita raih coklat Kutim bisa punya industri,” ulasnya.

Serta, selain coklat, Kutim masih punya pisang grecek yang menjadi andalan ekspor ke luar negeri karena banyaknya permintaan.

“Dalam rentang 6 bulan ini, ribuan ton pisang grecek sudah dikirim ke beberapa negara seperti Amerika, Malaysia, Singapura hingga Taiwan. Terakhir, laporan eksportir yang saya dapat dari Koperasi Taruna Bina Mandiri dari Kaubun, ada permintaan dari China sebanyak 8 ton pisang dan 2 ton amplang. Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi bapak ibu berinovasi dan berkarya. Selamat dan sukses,” tandasnya. (ADV)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pemkab Kutim Ikuti Bimtek Penyusunan Pelaporan Keuangan

Next Post

BKPSDM Kutim Hadirkan Narasumber Dari Pusat Studi Manajemen Keuangan Daerah

Related Posts