dark
banner 1080x90

Wayang Orang Panorama Hidupkan Legenda Sangatta Lewat Panggung Kolaboratif

Wayang Orang Panorama Hidupkan Legenda Sangatta Lewat Panggung Kolaboratif
Wayang Orang Panorama Hidupkan Legenda Sangatta Lewat Panggung Kolaboratif
Wayang Orang Panorama Hidupkan Legenda Sangatta Lewat Panggung Kolaboratif
Wayang Orang Panorama Hidupkan Legenda Sangatta Lewat Panggung Kolaboratif

KILASBORNEO.COM – Upaya melestarikan seni tradisi sekaligus memperkuat identitas lokal kembali dilakukan Wayang Orang Panorama (WOP). Melalui pementasan yang digelar di Polder Ilham Maulana pada Minggu (16/11), kelompok seni ini membawakan lakon “Legenda Asal-Usul Kota Sangatta” dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Pementasan tersebut menghadirkan kisah Raja Burung Emas Habang—penguasa yang digambarkan bijaksana—dalam pertarungannya melawan Buaya Sang Tah, sosok raksasa yang kerap dikaitkan dengan asal mula penamaan Sangatta. WOP menata ulang cerita tersebut dalam format Wayang Orang, memadukan unsur klasik Jawa dengan sentuhan kearifan lokal Kalimantan.

Ketua Paguyuban WOP, Rahmat, menyebut pilihan lakon ini bukan tanpa alasan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Wayang Orang tidak hanya berkisah tentang Mahabharata atau Ramayana. Legenda lokal Sangatta pun bisa kita angkat lewat seni gerak, dialog, dan iringan gamelan. Ini cara kami menjaga sejarah tetap dekat dengan generasi muda,” ungkapnya.

Keunikan pementasan tampak pada adaptasi koreografi. Para penari memodifikasi gerak khas Tari Jawa agar selaras dengan visual hutan tropis dan fauna Kalimantan. Hal ini menciptakan perpaduan gaya yang jarang terlihat dalam pertunjukan Wayang Orang tradisional.

Guna menjaga keakuratan cerita, WOP melibatkan budayawan dan sejarawan lokal. Kolaborasi tersebut memastikan bahwa setiap adegan tidak melenceng dari narasi legenda yang diwariskan masyarakat setempat. Para pemain, yang berasal dari beragam latar belakang—mulai pensiunan hingga pekerja perusahaan—berlatih intens untuk menghasilkan pertunjukan yang solid.

Selain menjadi tontonan, pementasan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kultural. WOP berharap langkah ini dapat memperkuat ingatan kolektif warga terhadap legenda yang menjadi bagian penting lahirnya Kota Sangatta. (ADV/HR)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Jejak Peradaban Kuno Menguatkan Identitas “Magic Land” Kutim

Jejak Peradaban Kuno Menguatkan Identitas “Magic Land” Kutim

Next Post
Kutim Sabet Enam Penghargaan PKK Kaltim, Bukti Konsistensi dalam Pembinaan Keluarga

Kutim Sabet Enam Penghargaan PKK Kaltim, Bukti Konsistensi dalam Pembinaan Keluarga

Related Posts