dark
banner 1080x90

Bhabinkamtibmas Banggae Mediasi Sengketa Tanah di Totoli, Redam Potensi Konflik Warga

Bhabinkamtibmas Banggae Mediasi Sengketa Tanah di Totoli, Redam Potensi Konflik Warga
Bhabinkamtibmas Banggae Mediasi Sengketa Tanah di Totoli, Redam Potensi Konflik Warga
KILASBORNEO.COM – Upaya pendekatan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polri di tingkat kewilayahan. Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Brigpol Abdul Rahim, memfasilitasi mediasi sengketa tanah antara dua warga di Lingkungan Mangge, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Senin (8/12). Langkah ini ditempuh sebagai antisipasi munculnya konflik horizontal yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Sengketa melibatkan Baharuddin (55) dan Umar (60). Persoalan bermula dari klaim Baharuddin yang menyatakan bahwa sebidang tanah yang kini ditempati dan telah didirikan rumah oleh Umar merupakan bagian dari harta warisan orang tuanya. Sementara Umar berpegang pada keyakinannya bahwa lahan tersebut telah lama dikelola dan ditempati atas dasar izin keluarga.
Situasi sempat memanas ketika kedua pihak mempertahankan argumen masing-masing. Menyadari potensi konflik yang dapat meluas, Abdul Rahim kemudian mengambil inisiatif mengumpulkan para pihak untuk duduk bersama melalui proses mediasi di tingkat lingkungan.
Dalam proses mediasi yang berlangsung lebih dari satu jam, Abdul Rahim menekankan pentingnya mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan, terutama karena kedua warga tersebut tinggal dalam satu lingkungan dan telah saling mengenal sejak lama. Ia juga menjelaskan bahwa langkah persuasif lebih utama sebelum perkara dilanjutkan ke ranah hukum atau lembaga adat.
Kedua warga akhirnya sepakat untuk menempuh penyelesaian secara damai, dengan memberikan ruang untuk penelusuran lebih lanjut mengenai status kepemilikan lahan melalui dokumen keluarga dan keterangan saksi ahli waris. Bhabinkamtibmas akan melakukan pendampingan hingga tercapai keputusan final yang dapat diterima kedua pihak.
Selain memediasi para pihak, Abdul Rahim juga mengimbau warga sekitar untuk tidak terprovokasi atau ikut memperkeruh situasi. Ia memastikan Polsek Banggae akan terus memantau perkembangan perkara agar situasi tetap kondusif.
Upaya penyelesaian sengketa oleh aparat di tingkat desa ini kembali menunjukkan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan pemelihara keamanan, sekaligus fasilitator yang menjembatani warga ketika terjadi ketegangan sosial di tengah masyarakat.(Red)

Loading

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Kadis Femmy Suluh Buka Rakor DAK Tahap 2, Bidang SMK dan SMA Disdikda Sulut Tahun 2025

Kadis Femmy Suluh Buka Rakor DAK Tahap 2, Bidang SMK dan SMA Disdikda Sulut Tahun 2025

Next Post
GERAK CEPAT POLSEK MERAWANG PATROLI ANTISIPASI BANJIR DI DESA PAGARAWAN DAN BATURUSA

GERAK CEPAT POLSEK MERAWANG PATROLI ANTISIPASI BANJIR DI DESA PAGARAWAN DAN BATURUSA

Related Posts