KILASBORNEO.COM– Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara Dr Femmy J Suluh MSi, resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap 2 Bidang SMK dan SMA di Sintesa Peninsula Hotel Manado Senin (8/12) malam.
Dalam penyampaiannya Kadis Femmy meminta para satuan pendidikan SMA dan SMK untuk secepatnya menyelesaikan proyek DAK non fisik tahun 2025.
“Iya saya minta kepada para Kepala Sekolah SMA dan SMK yang mendapat pekerjaan DAK non fisik segera menyelesaikan laporan administrasinya,” kata Femmy dengan tegas.
Diketahui proyek DAK non fisik tahun 2025 berupa mebeler, bantuan operasional Sekolah dan program vital pengembangan literasi (lokakarya perpustakaan, whork shop literasi, penguatan budaya baca) serta pengembanngan kompetensi keahlian di SMK/SMALB dan program serapan kelulusan semua harus selesai tahun ini.
Rakor dak SMA dan SMK yang di hadiri Kepala Bidang PSMK Veki Pangkerego, para Kacabdin dan Kepala Sekolah serius mendengar penyampaian Kadis Femmy Suluh.
“Rakor ini kan berlangsung 3 hari pastinya akan tercapai dengan baik,” ungkap Kadis Femmy kepada sejumlah jurnalis sumikolah.
Untuk jalannya rakor sendiri kata Femmy nantinya akan ada unsur pemeriksaan dari lintas instansi mulai Inspektorat, BPK dan APIP.
Maka dari itu Femmy mengingatkan dan menghimbau para Kepala Sekolah harus terbuka dan terperinci dalam membuat laporan penerima dak non fisik tahun 2025.
“Melalui rakor dak SMA/SMK 2025 dengan harapan dapat berjalan dengan baik dan transparan untuk kemajuan pendidikan Sulawesi Utara,” tutupnya. (kix)
![]()
