KILASBORNEO.COM – Warga Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, menanti dengan harap cemas dimulainya pendataan ulang penerima bantuan dana Kesra dari Kementerian Sosial RI. Proses yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ini diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat dan memastikan program tepat sasaran.
Pendataan ini merupakan tindak lanjut dari musyawarah yang dihadiri pendamping program dari Kementerian Sosial RI. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan program agar transparan, akuntabel, dan berdasarkan data yang valid. Hasil akhir pendataan harus rampung dalam lima hari ke depan untuk diserahkan kepada pihak statistik kabupaten.
Namun, di balik harapan tersebut, terselip kekhawatiran. Salah satu warga RT 08 Parit Ilahi, Puji (Bu’ Poh), istri dari Marjuni, menyampaikan harapannya dengan nada waspada.
“Kami berharap pendataan dan pembagian bantuannya nanti benar-benar adil. Jangan sampai ada yang sudah mampu masih dapat, sementara yang susah malah tidak terdata,” ungkapnya.
Bu’ Poh juga menekankan pentingnya keterbukaan data. “Selama prosesnya jelas dan semua warga bisa mengetahui hasil pendataan, saya yakin masyarakat bisa menerima dengan lapang dada. Yang penting jujur dan merata,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa bantuan Kesra ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk dukungan moral bagi masyarakat yang tengah berjuang menghadapi tekanan ekonomi.
Warga lain, Tumirah, istri dari Pak Sabar dari RT 013 Parit Andin, juga menyampaikan harapan serupa. Ia berharap program ini dapat berjalan lancar dan membawa manfaat langsung kepada warga Desa Lumahan yang rentan.
Mampukah pendataan ulang ini menjawab keraguan warga dan memastikan bantuan dana Kesra benar-benar sampai kepada yang membutuhkan? Waktu yang akan menjawab.
Kaperwil: Apriandi Tj
![]()
